SAR-BNPB TANAH DATAR official website | Members area : Register | Sign in
Yhohannes Neoldy. Diberdayakan oleh Blogger.

Waktu Berjalan

Hari Berganti

KUNJUNGAN

free counters

Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label Berita SAR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita SAR. Tampilkan semua postingan

Kecelakaan Maut di Saruaso Korban Hangus Terbakar

Jumat, 26 Agustus 2011

Peristiwa calakaan maut telah terjadi di ruas jalan raya Saruaso Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar Jum’at 26/8 kemarin, korban meninggal dunia Tarmizi ( 42 Th ) dalam keadaan jenazahnya hangus terbakar.
Informasi yang didapat di TKP menyebutkan, bahwa kendaraan mobil kijang dengan nomor polisi BA.2507 EL yang dikendarai korban Tarmizi alias Tar Dukun, menabrak mobil xsenia nomor polisi BA.1745 E yang dikemudikan Marda Yanti ( 42 Th ) warga Perumahan Pemda Pagaruyung.

Kebakaran Balai Janggo Pagaruyung

Rabu, 24 Agustus 2011


– Sijago merah kembali mengamuk, sebuah rumah semi permanen milik Dt.Rajo Endah, warga Jorong Balai Janggo Nagari Pagaruyung Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar ludes jadi abu.
Peristiwa yang cukup memilukan bagi keluarga Dt.Rajo Endah itu, terjadi pada Rabu malam 24/8 , korban baru saja pulang dari mengikuti sholat tarawih, api diperkirakan berasal dari lampu dinding dan cepat menjalar ke bagian atap rumah berukuran 5 X 7 meter itu.

Mudik Lebaran Luhak nan Tuo, Tanjung Baru Rawan Longsor

Selasa, 23 Agustus 2011

        Jalur mudik lebaran menuju wilayah Kabupaten Tanah Datar, tepatnya di wilayah Nagari Tanjung Alam Kecamatan Tanjung Baru, rawan longsor,  para pengemudi diharapkan untuk selalu berhati-hati ketika melewati ruas jalan tersebut.
“Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Tanah Datar sejak Sabtu dini hari 20/8 , mengakibatkan ruas jalan dari Simpang Piladang menuju Kecamatan Tanjung Baru mengalami macet total, karena badan jalan tertimbun tanah longsor”, tutur Kepala BPBD Tanah Datar Altri Suandi.
Untuk mengatasi ruas jalan yang tertimbun longsong, satu unit mobil Resque dari BPBD dan alat berat dari PU Bina Marga Tanah Datar, sejak kemarin pagi 19/8 dikerahkan untuk memindahkan material yang menimbun badan jalan.

Panas Berkepanjangan Berpotensi Kebakaran Hutan di Tanah Datar

Kamis, 04 Agustus 2011

Cuaca panas yang berekepanjangan selama sebulan terakhir ini di wilayah Kabupaten Tanah Datar, menyebabkan sejumlah lahan hutan mudah terbakar, sejak awal bulan Juli 2011 lalu, tercatat telah terjadi sebanyak 31 kali, rumah warga yang dilalap si jago merah mencapai sebanyak 5 buah.

SAR MUDA TANAH DATAR MELAKUKAN PENDAKIAN GUNUNG MERAPI DIPIMPIN LANGSUNG Ny.MIKO ALTRI SUANDI

Rabu, 29 Juni 2011




Anggota  SAR muda Tanah Datar yang melakukan hiking ke gunung Merapi Minggu 26/6 lalu, menikmati langsung mekarnya bunga Edelweis pada hamparan berbatu menjelang mencapai puncak Merpati.
Sebanyak 20 anggota SAR muda binaan BPBD Tanah Datar tersebut, menempuh ruas jalan setapak dari wilayah Nagari Tuo Pariangan, tepatnya pada pinggang bukit di Jorong Padangpanjang., dipimpin ketua rombongan Ny.Miko Altri Suandi.

KARANG TARUNA NAGARI MALALO BEKERJA SAMA DENGA TIM SAR TANAH DATAR TANAM 1500 POHON DALU-DALU DAN POHON KELAPA DI PINGGIRAN DANAU SINGKARAK

Jumat, 24 Juni 2011

malalo
Karang Taruna Sabale Suku kenagarian Malalo laksanakan  penghijauan dan pembersihan pinggir Danau singkarak dengan penanaman kembali 1500 pohon dalu-dalu (tanaman khusus pinggir danau) dan pohon kelapa yang dipelopori oleh pemuda pemudi dari empat nagari yang ada di kecamatan Batipuh Selatan, diawali dengan penanaman pohon dalu-dalu oleh Wakil Bupati, Hendri Arnis,BS,BA di pinggiran danau komplek PLTA nagari Guguak Malalo Senen (20/6).

Water Rescue SAR Tanah Datar di Perairan Danau Singkarak

Selain berupaya mencapai tingkat kwantitas para anggota yang direncanakan sebanyak 100 orang, anggota SAR Kabupaten Tanah Datar juga tidak mengabaikan kwalitas personil yang akan diturunkan dalam menjalankan tugas sebagai relawan.
Saat ini anggota SAR Tanah Datar yang berada dibawah binaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) itu, telah memiliki kapasitas anggota sebanyak 50 orang personil, yang telah dipastikan mampu mengabdi dalam diturunkan ke tengah masyarakat sebagai tenaga relawan, baik pada era pra bencana, pasca bencana ataupun saat setelah musibah itu terjadi.

TIM GABUNGAN PENANGGULANGAN BENCANA ALAM TANAH DATAR SUKSES DALAM PENYELENGGARAAN SIMILASI BENCANA GEMPA DI BATUSANGKAR

Monday, 20 June 2011 04:36
SIMULASI
Tim gabungan penanggulangan bencana kabupaten Tanah Datar evakuasi korban yang tertimpa pohon foto: Heri/Humas.
Tim gabungan penanggulangan bencana alam Kabupaten Tanah Datar mengadakan Simulasi Penanggulangan Bencana Gempa di Kota Batusangkar, sabtu (18/6 ) nkemaren.
Simulasi Bencana alam ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila terjadi bencana gempa yang menimpa, khususnya di wilayah Kabupaten Tanah Datar, mengingat Kabupaten Tanah Datar merupakan daerah  rawan bencana, khususnya gempa bumi.

BPBD Tanahdatar Latih Pemuda Nagari

Selasa, 10 Mei 2011

Tanahdatar - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanahdatar melatih sebanyak 200 pemuda nagari dalam penanggulangan bencana.

"Tujuan pelatihan pemberdayaan pemuda nagari tersebut untuk mempersiapkan dan membekali peserta dalam penanggulangan bencana di nagari masing-masing," ucap Kepala BPBD Tanahdatar Altri Suwandi saat upacara pembukaan pelatihan di Bumi Perkemahan Komplek Istano Basa Pagaruyung, Selasa (10/5).

Selain itu, tambah Altri, peserta juga diperkuat dengan ilmu pengetahuan tentang SAR sehingga pencegahan dan penanggulangan bencana dapat ditangani secara cepat dan tepat.

LAPORAN EVAKUASI LONGSOR Tim S A R Tanah Datar

Jumat, 06 Mei 2011


Gabungan Tim SAR Tanah Datar dan Tim dari Badan Penanggulang Bencana Daerah, (BPBD) Kabupaten Tanah Datar, Sabtu 30 April 2011, lalu melakukan evakuasi bencana tanah longsor yang menimbun badan jalan di lokasi jalan raya antara Batusangkar - Padang Panjang, yaitu tepatnya di Sungai Ungkang dan Simpang Balai Kamba.  Menurut salah seorang anggota Tim SAR, Juni, “Akibat longsor tersebut sebagian lalu lintas terpaksa dialihkan ke arah Sumpur, Batipuh Selatan sampai pekerjaan evakuasi selesai”.

Operasi Lubuk Hitam - Batang Pamusian

Rabu, 09 Maret 2011

Laporan dari Nagari Pamusian Seorang Survivor, Nama: Adi Saputra, Agama: Islam, Suku: Melayu, Alamat: Kapalo Koto Halaban tenggelam dan hilang saat melakukan penyebrangan sungai Lubuk Hitam Batang Sinamar di Pamusian (Lintau Buo Utara) saat menjala ikan pada hari: Senin, 7 Maret 2011 pukul 16.00 wib. Saksi Mata adalah Ujang (Rekan) Survivor saat melakukan penyebrangan dan 2 orang lainnya Roni dan Kasriadi yang ikut dalam penjalaan ikan. Setelah menerima laporan dari Pihak Berwenang setempat, Team SAR Tanah Datar menuju ke TKP yang berjarak 2 jam berkendaraan dari Pusat Kota Batusangkar.


Setiba di Lokasi Team SAR Tanah Datar (Gabungan Anggota BPBD Tanah Datar) bergabung dengan Team Pencari dari Polres Tanah Datar dibantu oleh Masyarakat setempat melakukan penyisiran di pinggir sungai Batang Sinamar.


Pencarian kembali dilakukan pada hari Selasa, 8 Maret 2011 pukul 09.00 wib. Survivor (Adi) ditemukan pada pukul 10.45 wib dalam keadaan masih tenggelam di Lubuk Hitam dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Sulitnya medan evakuasi darat memaksa Team Pencari gabungan untuk melakukan proses evakuasi sorvivor melalui aliran Batang Sinamar dengan menggunakan pelampung dari Benen. Tepat pukul 11.45 dengan jarak 1,5 KM dari TKP, Sorvivor dinaikan ke mobil ambulans untuk di visum pada Puskemas Lintau Buo Utara I. Selesainya Visum oleh Medis di Puskesmas LBU I, sorvivor dibawa menuju rumah orang tua untuk selanjutnya dimakamkan. Dan pukul 12.40 wib Operasi Pencarian yang dipimpin oleh Kapolsek Lintau Buo Utara (Selaku SMC) dan Camat Lintau Buo Utara, Drs. Herison (Selaku OSC) ditutup.


Dalam hal ini, ucapan terima kasih dari keluarga Survivor kepada Team Pencari yang telah bersusah payah dalam melakukan tugas mulia ini. 

Lima Pendaki Gunung Singgalang tersasar

Selasa, 04 Januari 2011



laporan : Mustafa Akmal
Batusangkar,-----Lima orang pendaki Gunung Singgalang dari Mapala Ekuator Padang tersasar dari pendakian gunung Singgalang menuju Gunung Tandikat Pariaman sedangkan kondisi mereka sudah mulai terdeteksi yaitu berada dilembah danau kembang.
    Menurut keterangan yang berhasil dihimpun Koran ini kelima pendaki gunung singgalang yang berasal dari Mapala Ekuator tersebut masing masing bernama Puji,Tri, Beni, Agung dan Iman dan kelima pendaki gunung tersebut mendaki gunung singgalang pada hari jumat malam untuk menyambut tahun baru bersama sama teman pencipta alam lainnya.
    Dan mereka tersebut waktu mendaki Gunung singgalang sudah melaporkan keberangkatan mendaki Gunung singgalang melalui posko tim sar yang ada di Gunung Singgalang namun waktu pulang mereka tidak melapor dan juga teman temannya yang lain. Dan barulah pagi tadi ujar kepala Kesbangpol dan linmas Kabupaten Tanahdatar Drs Altri Suandi mereka mendapat informasi bahwa ternyata lima pendaki gunung dari mapala Ekuvator tersebut belum kembali, bahkan pihaknya juga sudah menerima laporan dari TIM Barnas Padang bahwa kelima pendaki gunung tersebut sedang berada disuatu tempat yaitu dilembah  Danau Kumbang namun dimana lokasinya pihaknya sudah mulai menurunka tim sar ke Gunung Singgalang


TIM SAR LATIH TEKNIK EVAKUASI PERSIAPAN PENANGGANAN BENCANA GUNUNG MERAPI

Sabtu, 25 Desember 2010




Laporan : Mustafa akmal-Batusangkar

Batusangkar,padek----Sebagai salah satu  Kabupaten yang termasuk daerah rawan bencana  di Sumatera Barat maka kesiapan pemerintah daerah dan Tim Sar sangat menentukan dalam mengatasi berbagai bencana dan jika terjadi bencana  maka  evakuasi akan  bisa dilakukan segera.
    Karena itulah terobosan yang dilakukan TIM SAR Kabupaten Tanahdatar ujar Wakil Bupati Tanahdatar Hendri Arnis kepada Koran ini kemaren merupakan momen yang sangat tepat dilakukan saat ini melakukan pelatihan pelatihan teknik Evakuasi korban bencana alam Gunung Merapi yang dilaksanakan ditebing dan jurang merapi di Nagari Koto Baru Kecamatan X Koto Kabupaten tanahdatar
        Walaupun kondisi gunung merapi kita menurut pengamat Gunung Merapi berada dalam Kondisi Normal, kondisi itu tentu tidak akan selamanya demikian,kemungkinan sewaktu waktu akan berubah pula dan kita tidak dapat melupakan peristiwa tahun 1979 terjadi Galodo di Pasir laweh Kecamatan Sungai tarab yang banyak menimbulkan korban,
      Kejadian itu malah terulang lagi pada tanggal 30 maret 2009 yang akibatnya akan menimbulkan korban jiwa, harta benda serta merusak  hasil hasil pembangunan yang telah dibangun dengan susah payah dan biaya yang tidak sedikit.
    Namun demikian dibalik kejadian kejadian tersebut Gunung Merapi mempnyai daya tarik tersendiri bagi pencinta alam  untuk mendakinya dan tidak jarang jumlah pendaki mencapai ribuan orang setiap tahunnya termasuk menyambut tahun baru besok,kita juga memproyeksikan jumlah pendaki gunung merapi akan terus bertamba walaupun sudah ada imbauan kepada generasi muda didaerah ini untuk tidak mendaki gunung merapi dan juga tidak tertutup kemungkinan  timbulnya permasalahan seperti pendaki yang hilang,tersesat dijalan dan kecelakaan.
    Demikian pula dengan meletusnya Gunung Merapi di Jawa tengah dan secara tidak langsung juga ikut mengejukan kita termasuk termasuk masyarakat kita yang berada dilereng gunung merapi sehingga kewaspadaan secara dinipun perlu kita tingkatkan.   
    Malah begitu seriusnya bencana yang terjadi didaerah Tanahdatar. maka Pemda tanahdatarpun telah membentuk Badan Nasional Penanggulangan bencana Alam (BNPB) Kabupaten Tanah datar melalui Perda Nomor 12 tahun 2010 sebagai tindak lanjut dari undang-undang Nomor 24 tahun 2007 tentang  BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA (BNPB ) untuk tingkat Nasional.
 Sehingga keberadaan SAR semakin terayomi sebagai mitra kerja BPBD bahkan untuk gempa dan Stunami kita juga telah mengirimkan delapan  orang utusan SAR ke Mentawai dan tiga orang utusan dan dua utusan dari SAR Tanahdatar sebagai bahan perbandingan bagi kita dalam rencana kontijensi untuk Gunung Merapi di Kabupaten Tanahdatar.
Karena itulah penyelamatan dan evakuasi bencana alam diberbagai daerah merupakan tugas pokok SAR. Sehingga perlu diasah kemampuan dan keterampilan untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilannya guna meningkatkan kapasitasnya sebagai anggota SAR yang diandalkan untuk mendharmabaktikan keahlian dan keterampilan yang dimilikinya bagi misi kemanusian.(mustafa akmal)

Album Anggota SAR-BPBD Tanah Datar

Kegiatan SAR - BPBD Tanah Datar